PASURUAN, DIALOGMASA.com — Untuk memperkuat kepedulian sosial di kalangan generasi muda, komunitas 14 Teladan kembali menggelar aksi berbagi beras kepada warga kurang mampu, pada Jumat (21/11/25),
Para pemuda relawan 14 Teladan menyalurkan 20 paket beras kepada warga di Dusun Wonoanyar Barat, Desa Karangjati, Kecamatan Wonorejo kabupaten Pasuruan.
Kegiatan diawali dengan doa bersama. Para relawan mendoakan para dermawan yang turut menyisihkan rezekinya, serta mendoakan seluruh hadirin yang terlibat dalam aksi tersebut. Setelah itu, para pemuda melanjutkan kegiatan dengan mendatangi rumah-rumah warga secara door to door untuk menyerahkan hadiah beras secara langsung kepada penerima.
Aksi sosial ini merupakan program rutin bulanan yang didanai sepenuhnya melalui gotong royong banyak pihak. Setiap bulan, lokasi penyaluran bergilir ke desa-desa yang ada di kabupaten Pasuruan dan memiliki perwakilan anggota 14 Teladan. Sistem ini diterapkan untuk memastikan distribusi bantuan berlangsung objektif dan tepat sasaran.

Sebagai komunitas sosial dan kemanusiaan, 14 Teladan berperan menjembatani kaum dhuafa dengan para aghiya’ (mereka yang memiliki kelebihan rezeki). Sasaran utama bantuan adalah orang tua sebatang kara, janda miskin, dan penyandang disabilitas.
Tak hanya membantu warga, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan karakter bagi pemuda. Melalui program ini, mereka diasah untuk memiliki empati, kepekaan sosial, kekompakan, serta semangat gotong royong. Aktivitas positif ini diharapkan mampu mengalihkan generasi muda dari kegiatan tidak produktif maupun negatif.
Salah satu relawan, Idin, menilai keterlibatan dalam aksi berbagi memberi kepuasan tersendiri dan menjadi langkah nyata dalam membantu mengurangi persoalan sosial.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat perlu membiasakan diri untuk saling peduli dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Gotong-royong sudah lama menjadi semboyan, mari kita wujudkan dalam kesehatian kita,” ujar Idin relawan 14 Teladan.
Para pemuda juga diimbau mampu mengatur waktu agar lebih banyak terlibat dalam kegiatan produktif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
“Bagi pemuda saya mengingatkan, kita punya kekuatan dan kesempatan waktu yang panjang. Perhatikan sering kita lewatkan waktu yang lama hanya untuk nongkrong. Itu boleh namun mari sisihkan waktu, manage waktu kita untuk kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat luas,” imbuhnya.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, 14 Teladan berkomitmen melanjutkan program sosialnya sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu warga kurang mampu dan menguatkan peran pemuda dalam kehidupan sosial masyarakat. (AL/WD)

