PASURUAN, DIALOGMASA.com – Cuaca ekstrem yang melanda perairan laut Pasuruan hingga Selat Madura mengakibatkan sebuah kapal nelayan asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terbalik saat dalam perjalanan kembali ke darat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 70 kapal nelayan asal Pasuruan telah berada di perairan Madura selama kurang lebih dua pekan untuk mencari ikan. Melihat kondisi cuaca yang memburuk dengan gelombang tinggi dan angin kencang, sebagian nelayan memilih kembali ke Pasuruan melalui jalur darat.
Namun demikian, sekitar 40 kapal nelayan lainnya tetap memutuskan pulang melalui jalur laut. Nahas, salah satu kapal pencari ikan milik seorang nelayan bernama Abu yang ditumpangi bersama menantunya mengalami kecelakaan dan terbalik di tengah perjalanan.
Beruntung, kejadian tersebut segera mendapat pertolongan dari rekan-rekan nelayan yang berada di sekitar lokasi, sehingga seluruh awak kapal berhasil diselamatkan hingga kembali ke Pasuruan dengan kondisi selamat.
“Memang terjadi satu kapal nelayan milik Abu yang terbalik kemarin, namun langsung ditolong oleh nelayan lainnya dan semuanya selamat sampai Pasuruan,” ujar Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno, Jumat (23/01/2026).
Menanggapi peristiwa tersebut, AKP Edy Suseno mengimbau para nelayan agar mematuhi peringatan cuaca ekstrem yang telah disampaikan oleh BMKG, guna menghindari terjadinya kecelakaan laut.
“Kami berharap nelayan sementara tidak melaut terlebih dahulu saat kondisi angin dan gelombang tinggi. Jika terpaksa melaut, sebaiknya hanya di sekitar perairan Pasuruan dan memastikan seluruh kondisi kapal serta perlengkapan keselamatan dalam keadaan lengkap,” pungkasnya. (Al/WD)

