3 Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan: Tips Pemasaran Ala Samuel Christ

Diary Warda
3 Min Read

3 Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan: Tips Pemasaran Ala Samuel Christ

Diary Warda
3 Min Read

ARTIKEL, DIALOGMASA.com – Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, strategi pemasaran yang tepat adalah kunci utama untuk memastikan produk tidak hanya dikenal, tetapi juga habis terjual. Content Creator sekaligus pengusaha, Samuel Christ, melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, membagikan tiga strategi pemasaran psikologis yang dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan omzet penjualan mereka secara signifikan.

Berikut adalah rangkuman strategi pemasaran yang dapat diterapkan untuk membuat produk Anda “ludes” diborong pelanggan:

  1. Memanfaatkan Psikologi “Harga Coret”
    Strategi pertama yang disarankan adalah penerapan harga coret atau diskon semu. Samuel menjelaskan bahwa konsumen cenderung lebih tertarik pada nilai keuntungan yang mereka dapatkan saat melihat potongan harga yang besar.

“Kamu bisa menaikkan harganya terlebih dahulu, misalnya ke angka Rp2.000.000, lalu harga tersebut dicoret dan diturunkan ke harga asli, misalnya Rp500.000,” jelas Samuel. Secara psikologis, perbandingan angka yang kontras ini menciptakan persepsi bahwa pembeli mendapatkan penawaran yang sangat menguntungkan, sehingga memicu keinginan untuk segera bertransaksi.

  1. Menciptakan Efek Kelangkaan (Scarcity)
    Strategi kedua berfokus pada pembatasan jumlah promo atau stok produk. Dengan membuat produk terasa eksklusif atau terbatas, pelaku usaha dapat memicu rasa takut kehilangan kesempatan (Fear of Missing Out atau FOMO) pada calon pembeli.

Semakin sedikit ketersediaan barang, semakin tinggi nilai urgensi di mata pelanggan. Samuel mencontohkan penggunaan kalimat seperti, “Sisa 4 barang lagi!” untuk mendorong konsumen agar segera melakukan pembayaran sebelum kehabisan.

  1. Konsistensi dalam Konten (Hukum Pengulangan)

Terakhir, Samuel menekankan pentingnya frekuensi dalam promosi digital. Strategi ini memanfaatkan kebiasaan audiens yang terus-menerus terpapar oleh informasi produk.

“Semakin sering seseorang melihat sesuatu, semakin besar kemungkinan mereka untuk membeli produk tersebut,” ungkapnya. Dengan rutin mengunggah konten mengenai bisnis atau produk, merek Anda akan tetap berada di benak konsumen (top of mind), sehingga saat mereka membutuhkan produk tersebut, bisnis Andalah yang pertama kali mereka cari.

Kesimpulan

Ketiga strategi ini—harga coret, limitasi produk, dan konsistensi konten—merupakan kombinasi kuat yang menyasar sisi psikologis pembeli. Bagi para pengusaha pemula maupun profesional, konsistensi dalam menerapkan teknik ini dapat menjadi pembeda antara bisnis yang stagnan dan bisnis yang berkembang pesat. (Red)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×