PASURUAN, DIALOGMASA.com — Usaha nasi ayam geprek merek Geprek Sakti langsung mencuri perhatian warga pada hari pertama pembukaannya di Plasa Barat Bangil atau belakang Bismar, Senin (23/02/26).
Sejak jam 3 sore, pembeli berdatangan untuk mencoba menu yang ditawarkan, bahkan antrean terlihat cukup panjang mengular di depan lokasi usaha.
Antusiasme warga di luar perkiraan pemilik. Arus pembeli yang terus berdatangan membuat suasana pembukaan berlangsung ramai dan tampak antrian panjang.
“Di luar prediksi bakal seheboh ini. Malah banyak pembeli yang minta harga normal,” ujar Muslim, pemilik Geprek Sakti, saat ditemui di sela-sela grand opening.

Ayam geprek bukan menu baru di Bangil dan Pasuruan. Sejumlah merek telah lebih dulu hadir dan memiliki pelanggan tetap. Meski demikian, Muslim mengaku optimistis dengan usaha yang dirintisnya.
“Usaha itu tentang diri kita sendiri, bukan tentang kompetitor. Perlu menganalisis kompetitor, tapi yang lebih penting memperbaiki kualitas usaha kita sendiri,” katanya.
Menurutnya, kualitas menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen. Geprek Sakti menawarkan cita rasa yang bersaing, harga relatif terjangkau, kemasan rapi, serta lokasi strategis.
“Apapun dilihat dari kualitasnya. Geprek Sakti bukan yang paling baik, tapi istimewa. Rasanya tidak kalah, harganya relatif murah, gurihnya bersaing, tempat dan kemasan rapi. Itu alasan kuat Geprek Sakti bisa mencuri hati konsumen,” jelasnya.
Geprek Sakti menyediakan aneka varian menu dengan harga mulai Rp9.000. Kombinasi harga terjangkau, tekstur ayam gurih, serta tempat yang mudah dijangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Bangil yang ingin menikmati nasi ayam geprek.
Selain menyajikan kuliner, kehadiran usaha ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Di tengah kondisi ekonomi yang belum menentu, pelaku usaha yang mampu mengembangkan bisnis sekaligus menyerap tenaga kerja dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan ekonomi lokal.
Dengan sambutan positif di hari pertama, Geprek Sakti optimistis dapat menjadi salah satu pilihan kuliner baru bagi masyarakat Bangil dan sekitarnya. (AL/WD)

