Bimbingan Perkawinan Belum Berdampak Signifikan, Perceraian di Kota Pasuruan Masih Tinggi

gayuh
2 Min Read

Bimbingan Perkawinan Belum Berdampak Signifikan, Perceraian di Kota Pasuruan Masih Tinggi

gayuh
2 Min Read

PASURUAN, DIALOGMASA.com – Informasi yang diterima dari Kantor Pengadilan Agama Kota Pasuruan menunjukkan bahwa angka perceraian di wilayah tersebut masih tinggi sepanjang Agustus hingga Oktober 2025.

Kondisi ini terlihat meski Kementerian Agama telah menjalankan program bimbingan perkawinan yang bertujuan menekan angka perceraian melalui edukasi bagi calon pengantin.

Pada Oktober 2025, Pengadilan Agama Kota Pasuruan mencatat 64 perkara gugatan dan 25 permohonan yang diterima. Selama bulan itu, 27 perkara permohonan dan 65 perkara gugatan diputus. Sisa perkara dari bulan sebelumnya tercatat 21 permohonan dan 72 gugatan.

Memasuki September 2025, jumlah perkara yang masuk mencapai 60 gugatan dan 25 permohonan. Dari total tersebut, 28 permohonan dan 82 gugatan telah diputus. Sisa perkara bulan sebelumnya berjumlah 24 permohonan dan 94 gugatan.

Pada Agustus 2025, terdapat 73 perkara gugatan dan 31 permohonan yang diterima Pengadilan Agama. Sepanjang bulan itu, 23 permohonan dan 34 gugatan dinyatakan putus. Sisa perkara bulan sebelumnya tercatat 17 permohonan dan 65 gugatan.

Kementerian Agama sebelumnya menjelaskan bahwa bimbingan perkawinan diberikan untuk menekan angka perceraian dengan memperkuat kesiapan pasangan sebelum menikah. Materinya meliputi komunikasi dalam rumah tangga, manajemen keluarga, serta pemahaman hak dan kewajiban suami istri.

Namun demikian, berdasarkan data yang dihimpun dari Kantor Pengadilan Agama Kota Pasuruan, angka perceraian pada tiga bulan terakhir masih tinggi. (FZ/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×