PASURUAN, DIALOGMASA.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Pohjentrek menggelar sosialisasi pengelolaan sampah di balai kelurahan, Rabu (27/8/2025).
Kegiatan tersebut membahas bahaya pembakaran sampah terbuka serta memperkenalkan pembuatan kompos dan budidaya maggot sebagai solusi ramah lingkungan.
Sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pengelolaan sampah organik, sekaligus persiapan lomba lingkungan sehat yang akan digelar di 10 titik Kelurahan Pohjentrek pada 9 September mendatang.
Dalam materi yang dipaparkan, mahasiswa KKN menjelaskan dampak negatif pembakaran sampah terbuka, di antaranya pencemaran udara, zat berbahaya bagi kesehatan, serta kontribusi terhadap pemanasan global. Sebagai alternatif, warga diperkenalkan cara membuat kompos sederhana dari sampah organik rumah tangga.
Selain itu, mahasiswa juga mengenalkan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Metode ini dinilai mampu mengurai sampah organik lebih cepat sekaligus menghasilkan produk sampingan berupa pakan ternak bernilai ekonomi.
Acara berlangsung interaktif dengan diskusi antara warga dan mahasiswa terkait teknik membuat kompos sederhana maupun budidaya maggot. “Bagus, bisa bermanfaat untuk ibu-ibu dan kader di lingkungan kita. Bisa mendapatkan ilmu baru untuk mengolah sampah lebih baik lagi,” ujar Luluk, peserta sosialisasi sekaligus ibu RW 01.
Perwakilan mahasiswa KKN, Yasmin, menambahkan, “Kami ingin menunjukkan bahwa sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Harapannya, warga dapat meninggalkan kebiasaan membakar sampah dan beralih ke cara yang lebih sehat dan produktif.” (Reales)

