PASURUAN, DIALOGMASA.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Pasuruan tepatnya di kecamatan Purwosari dan Purwodadi, mengakibatkan sungai Kedunglarangan yang berada di Kecamatan Bangil meluap.
Menariknya banjir yang merendam Kelurahan Kalianyar dan Desa Tambakan merupakan tempat tinggal keluarga Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, yang setiap musim penghujan menjadi langganan banjir dari luapan sungai Kedunglarangan.
Ketinggian air hingga malam ini sekitar 70 sentimeter di jalan desa, sehingga masyarakat terganggu aktivitas kesehariannya, terutama warga yang merupakan petani tambak.
Agus salah satu warga mengungkapkan, banjir datang sejak sore hari akibat luapan sungai Kedunglarangan yang melintasi kelurahan Kalianyar.
“Sejak sore air mulai datang dan masuk ke pemukiman warga, air masih tinggi belum surut dan hujan masih belum redah,” kata Agus, Jumat (9/1) malam.
Agus menambahkan banjir awal tahun ini paling besar dari banjir yang sebelumnya, dan harus menutup saluran air agar tidak masuk kedalam rumah.
“Ini paling besar di tahun ini, kemarin hanya semata kaki dan saat ini diatas lutut orang dewasa,” terangnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan telah siaga di lokasi banjir, dengan melakukan cek lokasi di lingkungan pemukiman yang terendam banjir untuk memberikan pertolongan. (AL/WD)

