Layak Ditiru, Warga Purwosari Memilih Mundur dari PKH untuk Beri Kesempatan Warga Lain

gayuh
2 Min Read

Layak Ditiru, Warga Purwosari Memilih Mundur dari PKH untuk Beri Kesempatan Warga Lain

gayuh
2 Min Read

PASURUAN, DIALOGMASA.com – Seorang warga Dusun Garman, Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, atas nama Ibu Khotimah, secara sukarela memilih mundur dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) pada 23 Desember 2025 lalu.

Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan keputusan ini sebagai bentuk kepedulian sosial untuk memberi kesempatan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

Pendamping PKH, Fitriya, menyampaikan bahwa Ibu Khotimah telah lama menjadi penerima manfaat PKH dan secara sadar mengambil keputusan untuk melakukan graduasi mandiri, meskipun masih memiliki anak yang berusia sekolah tingkat SMP.

“Beliau sudah lama menerima PKH dan memilih keluar untuk memberi kesempatan kepada yang lain, walaupun masih punya anak usia sekolah SMP,” terang Fitriya kepada media Kamis, (25/12/25).

Fitriya menambahkan, dalam periode tersebut terdapat empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang melakukan graduasi dari PKH.“Ada empat orang yang graduasi,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, graduasi mandiri merupakan keputusan yang diambil secara sukarela oleh KPM untuk mengakhiri kepesertaan PKH, meskipun masih memiliki komponen bantuan.

Sementara itu, graduasi by sistem adalah berakhirnya kepesertaan PKH secara otomatis apabila penerima manfaat sudah tidak memiliki komponen PKH.

Adapun komponen PKH meliputi ibu hamil, balita, anak usia sekolah tingkat SD hingga SMA, lansia, serta penyandang disabilitas.

Graduasi PKH, baik secara mandiri maupun melalui sistem, menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian keluarga serta pemerataan bantuan sosial. (AL/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×