PASURUAN, DIALOGMASA.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutedjo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/1/2026) malam. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan kebijakan penertiban pedagang yang berjualan di area terlarang, khususnya di trotoar dan bahu jalan depan pasar.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi mendapati sejumlah pedagang masih nekat membuka lapak di lokasi yang telah dilarang. Salah satunya adalah pedagang ayam yang berjualan di trotoar depan pasar, meski di area tersebut telah terpasang banner larangan berjualan, parkir, maupun bongkar muat.
Mas Rusdi menegaskan bahwa kebijakan penertiban ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban, keadilan, dan kenyamanan bagi seluruh pedagang serta masyarakat. Menurutnya, aktivitas berjualan di luar area pasar tidak hanya mengganggu estetika dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga merugikan pedagang yang telah mematuhi aturan dengan berjualan di dalam pasar.

“Penertiban ini dilakukan agar tercipta keadilan. Pedagang yang berjualan di luar pasar jelas merugikan mereka yang sudah tertib berjualan di dalam,” ujar Mas Rusdi.
Ia juga mengungkapkan bahwa banyak pedagang di dalam Pasar Bangil mengeluhkan sepinya pembeli akibat maraknya lapak di depan pasar. Dengan masuknya pedagang ke dalam area pasar, diharapkan seluruh pedagang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh penghasilan.
“Kasihan pedagang yang di dalam pasar. Kalau semua masuk dan berjualan di tempat yang semestinya, maka keadilan bisa dirasakan bersama,” jelasnya.
Sidak tersebut mendapat respons positif dari para pedagang yang berjualan di dalam Pasar Bangil. Mereka merasakan dampak langsung dari kebijakan larangan berjualan di trotoar, di mana pengunjung kini lebih banyak masuk ke area pasar.
“Alhamdulillah, sejak pedagang di depan ditertibkan, pembeli langsung masuk ke pasar dan dagangan kami jadi laku. Terima kasih Pak Bupati,” ujar Istiqomah, salah satu pedagang, Jumat (2/1/2026).
Hal senada disampaikan Lidia, pedagang lainnya, yang mengapresiasi ketegasan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kondisi Pasar Bangil kini kembali ramai dan lebih tertata.
“Bupati Pasuruan sangat tegas dan adil. Benar-benar memperhatikan nasib pedagang,” pungkasnya. (Al/Wj)

