Soft Launching Bukit Premium Ngadirejo, Destinasi Wisata Baru Kabupaten Pasuruan Berbasis Pariwisata Aman Bencana

Diary Warda
3 Min Read

Soft Launching Bukit Premium Ngadirejo, Destinasi Wisata Baru Kabupaten Pasuruan Berbasis Pariwisata Aman Bencana

Diary Warda
3 Min Read

PASURUAN, DIALOGMASA.com – Pemerintah Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, resmi melakukan soft launching Bukit Premium sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Pasuruan, Minggu kemarin.

Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan daerah, sebagian Forkopimda, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, serta Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.

Bukit Premium yang dikenal juga dengan sebutan Bukit Keciri merupakan kawasan yang berada di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kawasan ini mulai menarik perhatian publik setelah tumbuh savana luas dan indah pasca kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2023 lalu, dan kini menjadi tujuan wisata baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah setelah berkunjung ke kawasan Bromo.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng, menyampaikan bahwa pembukaan jalur Fun Trek via Wonokoyo merupakan bagian dari strategi memperkenalkan akses alternatif menuju Bukit Premium sekaligus membangun pariwisata yang aman dan inklusif.

“Jalur Fun Trek via Wonokoyo ini merupakan upaya Pemdes Ngadirejo untuk memperkenalkan jalur alternatif menuju Bukit Premium, sekaligus membentuk konsep pariwisata sehat, aman bencana, dan inklusif,” ujar Sugeng kepada dialogmasa, Senin (29/12/25).

Ia menjelaskan, gagasan tersebut diinisiasi oleh Kelompok Kerja Forum Pengurangan Risiko Bencana (Pokja FPRB) Desa Tangguh Bencana (Destana) Ngadirejo, dengan tujuan membangun PRASWANA INKLUSIF (Pariwisata Sehat Aman Bencana Inklusif).

“Pengembangan Bukit Premium tidak hanya soal wisata, tetapi juga edukasi kebencanaan dan penguatan ekonomi masyarakat, termasuk pemberdayaan kelompok disabilitas,” tambahnya.

Ke depan, pengelolaan Bukit Premium direncanakan dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, dan Pemerintah Desa Mororejo, Kecamatan Tosari.

Sugeng juga mengungkapkan bahwa sejak pertengahan tahun 2024, BPBD Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan program Siap Siaga, salah satu mitra kolaboratif Kedutaan Australia, telah membentuk Desa Tangguh Bencana Inklusif di Desa Ngadirejo. Program tersebut difasilitasi oleh konsorsium bernama KONDUSIF.

“Program Destana Inklusif ini tidak hanya memperkuat ketangguhan bencana, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap langkah kolaboratif antara pemerintah desa, BPBD, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata berbasis keselamatan dan keberlanjutan.

“Pengembangan Bukit Premium ini adalah contoh baik bagaimana desa mampu mengelola potensi alamnya dengan pendekatan keselamatan, keberlanjutan, dan inklusivitas. Ini sejalan dengan fungsi DPRD dalam mendorong pembangunan daerah yang berpihak pada masyarakat,” kata Agus.

Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Pasuruan mendukung pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga memperhatikan aspek mitigasi bencana, perlindungan lingkungan, serta kesejahteraan warga sekitar.

Akses menuju Bukit Premium dapat ditempuh melalui jalur Bromo via Purwodadi–Tutur maupun jalur Malang–Tutur. Dengan konsep wisata alam berbasis savana dan jalur fun trekking, destinasi ini diharapkan mampu menjadi alternatif wisata unggulan di Kabupaten Pasuruan sekaligus mendukung pemulihan ekosistem pasca kebakaran. (AL/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×