UMKM Kopiah Pasuruan Sambut Positif Integrasi Ekonomi Digital ASEAN

Diary Warda
2 Min Read

UMKM Kopiah Pasuruan Sambut Positif Integrasi Ekonomi Digital ASEAN

Diary Warda
2 Min Read

PASURUAN, DIALOGMASA.com – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kopiah di Pasuruan menyambut positif upaya pemerintah dalam memperkuat integrasi ekonomi digital di kawasan ASEAN melalui optimalisasi sistem pembayaran lintas negara Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta percepatan implementasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

Komitmen penguatan integrasi ekonomi digital tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagaimana dilaporkan Financial Times, Senin (26/1/2026).

Pemerintah menilai integrasi digital menjadi faktor krusial agar ASEAN mampu meningkatkan daya saing dan mengambil peran lebih besar dalam perekonomian global.

Penguatan QRIS sebagai sistem pembayaran lintas negara dinilai mampu menekan biaya transaksi, mengurangi hambatan pembayaran, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM di kawasan ASEAN. Sistem ini juga diharapkan mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan efisien.

Selain itu, percepatan implementasi DEFA diharapkan menjadi fondasi penyelarasan standar serta kepastian regulasi ekonomi digital antarnegara ASEAN. Melalui kerangka kerja tersebut, ASEAN ditargetkan tidak hanya berperan sebagai pasar, tetapi juga tampil sebagai pemain utama dalam ekonomi digital global.

Dampak integrasi ekonomi digital tersebut dinilai membuka peluang besar bagi pelaku usaha yang menyasar pasar internasional. Husen, pelaku usaha kopiah asal Pasuruan, menyatakan kebijakan tersebut sangat membantu, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor ekspor dan perdagangan daring.

“Upaya ini sangat bagus, terutama bagi pelaku usaha ekspor. Sangat memudahkan, termasuk bagi pelaku jual beli daring yang tidak jarang memperoleh pasar dari luar negeri,” ujar Husen kepada Dialogmasa.com, Selasa (27/1/2026).

Pemerintah berharap penguatan QRIS dan integrasi ekonomi digital melalui DEFA dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pelaku usaha berorientasi ekspor maupun bagi perekonomian ASEAN secara keseluruhan.(AL/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×