PASURUAN, DIALOGMASA.com — Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan pemeriksaan laboratorium seperti hematologi, kimia klinik, mikrobiologi, lingkungan, serta kegiatan surveilans dan deteksi dini penyakit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menggelontorkan anggaran miliaran rupiah dari APBD 2025.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk merehabilitasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sekaligus menambah sejumlah sarana penunjang lainnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, dana yang disiapkan untuk rehabilitasi lantai dua Labkesda mencapai Rp2,794 miliar. Proyek ini ditangani oleh pihak kontraktor.
Sebagai salah satu proyek strategis daerah, rehab Labkesda menjadi bagian dari upaya Pemkab Pasuruan dalam memperkuat pencegahan penyakit dan meningkatkan kualitas pemeriksaan laboratorium yang dibutuhkan Dinas Kesehatan. Pekerjaan proyek dikerjakan oleh CV Ika Berdikari, dengan progres yang dikejar agar selesai tepat waktu.
“Di sini ada 24 pekerja. Mereka lembur hingga petang agar pengerjaan bisa selesai tepat waktu,” ujar Sholeh, mandor proyek.
Ia menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam pelaksanaan adalah cuaca ekstrem yang kerap menghambat proses pembangunan. Namun, dengan sisa waktu yang ada, para pekerja berupaya mengoptimalkan pengerjaan agar tidak mengalami keterlambatan. (Abi/Wj)

