PASURUAN, DIALOGMASA.com — Harga emas hari ini mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp167.000 per gram, namun nilai buyback (harga jual kembali) justru turun Rp21.000 per gram, Senin (2/2/2026).
Penurunan buyback tersebut dipicu oleh meningkatnya penjualan BuyBack emas di pasar, baik karena aksi ambil untung (take profit) maupun kebutuhan dana operasional masyarakat, sehingga stok emas di pasaran menjadi melimpah.
Praktisi perdagangan emas asal Pasuruan, Inayah Tolib, menjelaskan bahwa kondisi tersebut wajar terjadi ketika pasokan emas meningkat tajam.
“Berarti stok melimpah. Karena banyak yang menjual, maka buyback turun,” ujar Inayah kepada dialogmasa, Senin siang (2/2/2026).
Sementara itu, tingginya harga beli emas saat ini dipengaruhi oleh biaya produksi yang meningkat, terutama karena faktor nilai tukar dolar.
“Harga beli tinggi karena bea produksi sangat tinggi. Bea produksi dihitung dari dolar. Kemarin dolar naik dan harga emas dunia justru turun,” jelasnya.
Kondisi ini menyebabkan terjadinya disparitas antara harga beli dan harga jual kembali, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menentukan waktu membeli atau menjual emas. (AL/WD)

