PASURUAN, DIALOGMASA.com — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar Pembukaan Lomba Baca Kitab Kuning dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Aula Gedung 1 MTsN 6 Pasuruan, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan lomba baca kitab kuning ini diikuti oleh 83 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Pasuruan. Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian HAB ke-80 Kemenag RI sekaligus upaya penguatan tradisi keilmuan khas madrasah.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan pentingnya madrasah sebagai pusat pembentukan pemahaman keagamaan peserta didik.
“Bagaimana madrasah ini bisa menjadi pendulang lahirnya anak-anak yang paham agama. Minimal anak memahami makna dan mampu membaca makna gandul atau Pegon,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba baca kitab kuning ini merupakan langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap khazanah keilmuan Islam klasik, di tengah kuatnya orientasi pendidikan akademik di sejumlah daerah.
“Harapannya, setelah lomba ini kegiatan bisa berkelanjutan, anak-anak semakin gemar membaca kitab, tumbuh khazanah keilmuan, dan ini menjadi ciri khas pendidikan di bawah Kementerian Agama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Pasuruan yang juga Kasi PD Pontren, H. Sugiono, S.HI, MH, menjelaskan bahwa lomba ini diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan madrasah.
“Peserta lomba terdiri dari 12 peserta jenjang MI, 35 peserta MTs, dan 37 peserta MA,” jelasnya.
Menurutnya, lomba baca kitab kuning memiliki nilai strategis dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren dan madrasah, sehingga diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap peringatan Hari Amal Bhakti.
“Kegiatan lomba baca kitab ini penting dan harapannya bisa terus diadakan setiap HAB,” katanya.
Pembukaan lomba ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, di antaranya Kasi Bimas Islam H. Agus Suhery, S.Ag, M.Si, Kasi Pendma H. Bustanul Arifin, S.Pd, M.Pd, Gara Zawa HM. Furqon Wahyudi, S.Pd.I, para pengawas madrasah, kepala satuan kerja MIN, MTs, dan MA, serta para pendamping lomba.
Melalui lomba baca kitab kuning ini, Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan berharap mampu memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam penguasaan ilmu-ilmu keislaman klasik. (AL/WD)

