Tampung Usulan Warga, Bambang Nilai Pentingnya Pelatihan untuk Cetak Wirausaha Baru

Diary Warda
2 Min Read

Tampung Usulan Warga, Bambang Nilai Pentingnya Pelatihan untuk Cetak Wirausaha Baru

Diary Warda
2 Min Read

PASURUAN, DIALOGMASA.com – Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Komisi 1, Bambang Yuliantoro Putro menilai pentingnya pelatihan untuk mencetak wirausaha baru setelah menampung berbagai usulan warga dalam kegiatan reses di daerah pemilihannya selama reses tiga hari, 23–25 Februari 2026.

Dalam pertemuan dengan konstituen, sejumlah usulan masuk dan diantaranya tema ekonomi. Usulan agar pemerintah daerah menghadirkan lebih banyak pelatihan santripreneur dan wirausahawan baru guna membuka peluang usaha mandiri.

“Pelatihan-pelatihan santripreneur dan wirausahawan baru,” ujar Bambang menyebut salah satu aspirasi yang disampaikan warga.

Politisi muda asal Pasrepan itu menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan ditampung dan dikaji untuk kemudian diakomodasi sesuai kemampuan dan kelayakan program.

“Namanya usulan ya bisa realisasi bisa tidak,” katanya kepada dialogmasa, Kamis (26/02)

Meski demikian, ia menilai pelatihan kewirausahaan penting sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, dengan keterampilan yang tepat, santri maupun calon pelaku usaha baru dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri tanpa bergantung pada ketersediaan pekerjaan formal.

Terkait pelaksanaan pelatihan, Bambang mengakui bahwa program serupa sejauh ini sudah ada. Namun, ia menekankan perlunya ketepatan sasaran serta pendampingan pasca pelatihan agar hasilnya lebih maksimal.

“Harus tepat sasaran. Tema pelatihan harus benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan peserta. Dan jangan dilepas begitu saja setelah pelatihan, harus ada pendampingan pasca pelatihan sehingga benar-benar bisa menerapkan,” tegasnya.

Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan yang cukup besar, memastikan pelatihan tepat sasaran sekaligus memberikan pendampingan menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia menilai pengawasan tidak selalu membutuhkan biaya besar.

“Pendampingan tidak harus butuh biaya, setidaknya ada pantauan berjalannya usaha,” pungkasnya. (AL/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×