Tiga Mahasiswa HI Universitas Brawijaya Raih 2nd Place dan Judge’s Choice Award di Kompetisi Internasional NUS Singapura

gayuh
4 Min Read

Tiga Mahasiswa HI Universitas Brawijaya Raih 2nd Place dan Judge’s Choice Award di Kompetisi Internasional NUS Singapura

gayuh
4 Min Read

MALANG, DIALOGMASA.com — Tiga mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya (UB) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Mereka meraih 2nd Place Winner sekaligus Judge’s Choice Award dalam kompetisi penulisan research paper internasional yang diselenggarakan oleh Student Exchange Abroad di National University of Singapore (NUS), Singapura, pada 18 Desember 2025.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Bintang Corvi Diphda, Andrew Elnathan, dan Sultan Baariq Hafizh. Prestasi ini diraih setelah mereka berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara dan universitas ternama, di antaranya Monash University, Australia, serta Universitas Teknologi MARA, Malaysia.

Dalam kompetisi tersebut, ketiganya berkolaborasi sebagai satu tim dan mengajukan karya ilmiah berjudul “LENTERA AI for Indonesia’s Pembelajaran Mendalam Implementation: Adaptive Learning with ANN, Predictive Modelling, Dataset Classification, and Evaluation Metrics.”

Esai ini menawarkan gagasan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses pembelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Gagasan utama LENTERA AI menempatkan AI sebagai sistem pembelajaran adaptif yang mampu menyesuaikan materi, metode, dan ritme belajar dengan kebutuhan masing-masing siswa. Pendekatan ini dinilai relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang saat ini menguatkan konsep pembelajaran mendalam, dengan tujuan meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian belajar peserta didik.

Secara teknis, tim memaparkan penggunaan Artificial Neural Network (ANN) untuk mengenali pola belajar siswa berdasarkan data yang tersedia. Melalui pemetaan tersebut, sistem dapat mengidentifikasi materi yang telah dikuasai maupun bagian yang masih memerlukan penguatan, sehingga proses belajar tidak bersifat seragam, melainkan lebih personal dan kontekstual.

Selain itu, esai ini juga mengintegrasikan predictive modelling untuk memprediksi potensi kesulitan belajar siswa sejak dini. Dengan pendekatan tersebut, guru dan sekolah diharapkan dapat melakukan intervensi lebih cepat melalui bimbingan tambahan, penguatan materi, atau penyesuaian strategi pembelajaran. Dalam kerangka ini, AI diposisikan sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang memperkuat peran pendidik, bukan menggantikannya.

Aspek lain yang menjadi sorotan adalah dataset classification dan evaluation metrics. Klasifikasi data dinilai penting untuk memastikan data pembelajaran terkelola dengan baik dan aman, sementara metrik evaluasi diperlukan untuk mengukur kinerja sistem secara berkelanjutan, mulai dari akurasi rekomendasi hingga aspek keadilan agar teknologi tidak memperlebar ketimpangan belajar antar siswa.

Raihan Judge’s Choice Award menunjukkan bahwa karya ketiga mahasiswa tersebut memiliki keunggulan tersendiri di mata dewan juri, baik dari sisi relevansi isu maupun potensi dampaknya. Sementara itu, posisi 2nd Place Winner menegaskan kualitas akademik tulisan mereka mampu bersaing di level global.

Ke depan, gagasan LENTERA AI dinilai berpotensi dikembangkan melalui riset lanjutan, dialog dengan pemangku kepentingan, hingga uji coba terbatas di lingkungan sekolah. Dengan penerapan prinsip etika, perlindungan data, dan transparansi, inovasi ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia.

Prestasi yang diraih Bintang Corvi Diphda, Andrew Elnathan, dan Sultan Baariq Hafizh tidak hanya menjadi kebanggaan Universitas Brawijaya, tetapi juga membuka peluang kontribusi nyata mahasiswa Hubungan Internasional dalam isu pendidikan dan teknologi berbasis kebijakan serta dampak sosial yang lebih luas. (AL/WD)

Leave a Comment
error: Content is protected !!
×

 

Hallo Saya Admin Dialogmasa !

Jika Ada Saran, Kritikan maupun Keluhan yuk jangan Sungkan Untuk Chat Kami Lewat Pesan Pengaduan Dibawah ini Ya 

×